Kamis, 04 Desember 2008

OSIS SMADI


Baru-baru ini osis smadi telah ganti jabatan lho guys dari angkatan tahun lalu yang di komandai oleh si ganteng energic kita sipa lagi kalau bukan A Yusup dan si cool A  DeVit sebagai wakilnya ke angkatan sekarang yang di komandai oleh si kecil cabe rawit "Saepulloh" and si kalem Herlina sebagai wakilnya. ketua dan wakil ketua terpilh ini emang harus bener-bener siap dalam memperkenalkan sistem kerja mereka kepada para pengurus lainya yang dipilh secara otoritas. kalau untuk eskul sendiri nich guys sekarang-sekarang ini perhatain mereka lagi fokus ke SOS "sanggar olah seni" diantaranya mereka menggerakan kembali eskul teater yang tahun kemarin sempet pakum selain itu juga karena akan diadakanya acara akbar yang di namakan " pesona seribu bunga smandi "

23 komentar:

HIMKAS BANDUNG mengatakan...

selamat buat pengurus baru OSIS, smoga dapat menjalankan amanah dengan sebaik''.

“Setiap orang dari kamu adalah pemimpin, dan kamu bertanggung jawab akan kepemimpinan itu”(HR Turmudzi, Abu Dawud, Shahih Bukhori dan Muslim)

UNTUK PENGURUS OSIS KLO BISA TAMPILKAN DONK PHOTO-PHOTO PENGURUS'Y, TERUTAMA PHOTO BU WAKIL OSIS "HERLINA DEDDY. OK COY!

BOEDAK BAGEUR mengatakan...

Mana Photo'y ko belum ada!!
Untuk Ketua OSIS SMADI makasih yach telah mem-Photo Copy buku keorganisasian karya-ku yang pertama, smoga berguna n bermanfaat, jangan lupa diamalkan he he.............!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

M Machruf Misbah mengatakan...

ketika cinta memanggilmu datangilah walau jalan yang harus kau tempuh berliku dan terjal...walaupun pedang yang tersnbunyi dibalik sayapnya sapat melukaimu.(KAHLIL GIBRAN)

M Machruf Misbah mengatakan...

Allah SWt berfirman"Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum,melainkan kaum itu sendiri yang merubah nasibnya sendiri"

M Machruf Misbah mengatakan...

didunia ini tidak ada pemimpin yang hebat selain Nabi Muhammad SAW..dia adalah pemimpin umat untuk selamnya,,,,lantunan sholawat adalah pujian baginya,,,,untayan salam hanya pantas baginya....Tidak ada penguasa dunia selain Allah SWT dia menciptakan bumi dan seluruh isinya

M Machruf Misbah mengatakan...

ingatlah Allah SWT menciptakan jin dan manusia semata-mata hanya untuk berubadah padanya.......dan Allah SWT menilai derajat seseorang hanya ketaqwaanya...tidak pada pakaianya,,,kendaraanya bahkan wajahnya.....jadi jalankanlah perintanya dan jauhilah segala laranganya.....dan anda sebagai pemimpn di SMA ajaklah teman kalian menuju jalan yang di ridhoi NYA.

M Machruf Misbah mengatakan...

“Ingatlah ketika Tuhan-mu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. “Mereka berkata: “Mengapa engkau hendak menjadikan seorang (Khalifah) dimuka bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. Padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji engkau dan mensucikan engkau?”. Tuhan berfirman: “Sesuangguhnya Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui”. (Q. S. Al-Baqarah : 30).

M Machruf Misbah mengatakan...

Cinta sejati bukan saja untuk tidak memiliki yang dicintai.
Tetapi juga menghormati integritas dan kemandiriannya.
Cinta pada pengertian ini menjadi mustahil
Kecuali menghormati hak untuk merdeka bagi pihak yang kita cintai

Untuk tidak memiliki yang dicintai dan menghormati integritas dan kemerdekaannya
Akan membawa pada realitas kesetaraan, kemerdekaan, dan cinta.

Cinta pada pengertian ini membawa pada nilai Kasih Sayang

M Machruf Misbah mengatakan...

CINTA ATAU LUKA
kau selalu katakan cinta,,
namun yang kau beri hanyalah luka…
entah apa sebenarnya yang kau miliki,,
cinta atau hanya lah luka…

kau selalu berkata lirih “aku mencintai mu”,,
namun mengapa perih yang bertengger di hati ku…
semakin tak mengerti diriku,,
cinta atau hanyalah luka yang kau beri pada ku…

sudahlah,,
semua nampak sederhana…
katakan saja luka,,
lalu semuanya kan terbuka…

M Machruf Misbah mengatakan...

Allah SWT Berfirman“Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (didadamu) dan (membuat kamu pandai) membacanya. Apabila kami telah selesai membacakannya, maka ikutlah bacaan itu” (Qs. Al – Qiyamah (75): 17-18)

M Machruf Misbah mengatakan...

Allah berfirman “Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al – Qur’an, dan sesungguhnya kami benar – benar memeliharanya (Qs. Al – Hijr (15): 9)

M Machruf Misbah mengatakan...

Allah berfirman “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur’an yang kami wahyukan kepada hamba kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al – Qur’an itu dan ajarkanlah penolong – penolongmu selain Allah, jika kamu memang orang – orang yang memang benar (Qs. Al – Baqarah (2): 23).

BOEDAK BAGEUR mengatakan...

“Nikmat adalah nyanyian bebas,
Bukan kebebasan itu sendiri.
Nikmat adalah terbukanya kuncup-kuncup hasrat kalian,
Tetapi dia bukan kedalaman dan bukan ketiggian.
Nikmat adalah burung yang lepas dari sangkarnya,
Dan bukan angkasa yang melipat kedua sayapnya.
Ingatlah sesungguhnya nikmat adalah nyanyian bebas.
Sering aku bayangkan andaikan kalian menyanyikannya dengan sepenuh hati kalian,
Tanpa kehilangan hati kalian saat menyanyikannya.
Di antara pemuda-pemuda ada yang meminta nikmat seolah-olah itu adalah segala sesuatu, sehingga mereka menggadaikan diri mereka dan mencelakan diri.
Adapun aku tidak akan menggadaikan diri mereka dan tidak mencelakan mereka, tetapi aku ingin mereka meminta nikmat itu saja.
Karena mereka mendapatkan nikmat, tetapi itu bukan satu-satunya.
Walaupun ada tujuh orang saudara perempuannya, namun sedikit di antara mereka yang lebih cantik dari nikmat.
Apa kalian tidak pernah mendengar orang menggali tanah yang mencari akar-akaran tetapi kemudian dia malah menemukan harta karun?
Di antara orang-orang yang sudah tua renta menyebut-nyebut nikmatnya dengan penyesalan, seolah-olah itu adalah dosa yang ia lakukan dalam keadaan mabuk.
Tetapi penyesalan itu akan mengeruhkan kejernihan akal dan tidak membuatnya menjadi lebih baik.
Karena itu, hendaknya mereka mengingat-ingat nikmat mereka dengan pujian, sebagaimana mereka mengingat-ingat saat panen di musim panas
Adapun jika kalian menjadi kuat dengan menyesal, hendaknya mereka menjadi kuat pula.
Di antara kalian ada orang-orang yang tidak menyuruh pemuda-pemuda untuk mencari nikmat atau pun orang tua untuk mengingat-ingatnya.
Dalam ketakutan, mereka mencari atau mengingat-ingatnya, sesungguhnya mereka telah menolak segala nikmat, karena mereka tidak mau membiarkan jiwa atau pun berbuat jahat terhadap kelezatan itu.
Tetapi sebenarnya dalam penolakan itulah nikmat mereka.
Dan demikian pula mereka mendapati diri mereka adalah harta tersimpan, padahal mereka menggali tanah mencari akar-akaran dengan tangan gemetaran.
Karena itu katakanlah kepadaku siapa yang ingin berbuat jahat terhadap jiwa?
Apakah burung malam itu berbuat jahat terhadap kesunyian malam, ataukah kunang-kunang itu merusak bintang-bintang?
Apakah api kalian atau asap kalian itu memberatkan angin?
Ataukah sebenarnya kalian mengira bahwa jiwa itu genangan air yang tenang, lalu kalian mengeruhkannya dengan tongkat?
Dalam kesenangan diri kalian ada nikmat sebagai sesuatu yang kalian simpan dalam kulit tubuh kalian.
Siapa yang tahu apa yang nampak terabaikan pada hari ini hanyalah menunggu hari esok?
Sehingga jasad kalian tahu harta warisannya dan hajatnya yang adil, sehingga ia tidak tertipu.
Tubuh kalian hanyalah gitar dawai diri kalian
Semestinya kalian mengeluarkan dari gitar itu nyanyian merdu atau suara-suara yang tak karuan bunyinya.
Sekarang, hendaknya kalian bertanya-tanya dalam hati kalian, bagaimana kita membedakan yang baik dalam nikmat itu dan yang tidak baik?
Karena itu pergilah kalian ke ladang-ladang kalian dan taman-taman bunga kalian, di sana kalian akan belajar nikmat lebah yang mengambil madu dari sari bunga,
Sama seperti nikmatnya, bungalah yang memberi lebah itu madunya.
Karena bagi bunga lebah adalah mata air kehidupan,
Dan lebah bagi bunga adalah utusan yang penuh rasa cinta,
Sementara bagi keduanya, lebah dan bunga yang memberikan nikmatnya adalah kebutuhan mereka.
Hei penduduk Orfulis, jadilah dalam nikmat kalian seperti lebah dan bunga.”

Gibran Kahlil Gibran

BOEDAK BAGEUR mengatakan...

Mengerti akan orang lain adalah pandai,
Mengerti akan diri sendiri adalah bijaksana.
Menaklukkan orang lain adalah kuat tubuhnya,
Menaklukkan diri sendiri adalah kuat batinnya.
Yang puas akan keadaan diri sendiri adalah kaya raya,
Yang memaksakan kehendaknya adalah orang nekat.
Yang tahu akan kedudukannya akan berlangsung mati dalam kebenaran berarti panjang usia.

BOEDAK BAGEUR mengatakan...

A Letter For Sillences

Di dalam diri ini
Ditemui sebuah ruang bernama hati.
Pada mulanya kosong, sunyi, sepi, terasing !
Adalah seorang bunda, diam-siam
Memagari dengan bunga
Dalam perjalanan doa
Dalam lingkar tarian bahasa.
Maka: kata-kata adalah jalan setapak
Menuju ke ruang hati

Serupa kuil atau tempat-tempat suci
Ruangan hati akan tetap kosong.
Bahkan diri ini adalah khayalan kelana, tetamu.
Pada suatu, ketika mungkin menepi
Membawa tabuhan nafas yang rekah.
Sebab membiarkannya tetap sunyi
Hanyalah absurditas yang igaukan airmata.
Maka: hidup adalah ziarah
Perjalanan memecah sunyi

Segala kekosongan bukanlah isyarat
Yang menenun diam. Melainkan solilokui
Jerit atau lengking perih monade jiwa.
Saat catatan purba hanya ceritakan
Lengkung rusuk yang hilang. Memapah pada kelam
Sesungguhnya setiap diri adalah serpih
Pecah, terlempar dari keutuhan-nya.
Maka: tanpa nafas hidup yang lain
Setiap kita dikutuk beku. Menjadi batu !

M Machruf Misbah mengatakan...

kumaha yeuh smadi

M Machruf Misbah mengatakan...

TRUE LOVE by. fuji fumiya

furikaeru to itsumo kimi ga waratte kureta
(When I looked back,you always there, smiling at me)
(Ketika aku menoleh kebelakang melihatmu, kau selalu tersenyum untukku)

kaze no you ni sotto
(Always, like a gentle breeze)
(Selalu,lembut seperti hembusan angin)

mabushi sugite me wo tojite mo ukande kuru yo
(You were to bright, and even if I closed my eyes you'd come to my mind )
(Kau sungguh mempesona, dan bahkan ketika kututup mata ini Engkau ada)

namida ni kawatteku
(Turning into teardrops)
(berubah menjadi tetes air mata)

kimi dake wo shinjite..kimi dake wo kizutsukete
(I've believed in only you...And I've hurt only you)
(Aku percaya hanya padamu..Dan juga terluka hanya karenamu)

bokura wa itsumo haruka haruka tooi mirai wo yumemiteta hazu sa
(After all, even we were always dreaming of distant and far off future)
(kita selalu bermimpi, mimpi yang jauh tentang masa depan )

tachidomaru to nazeka kimi wa utsumuita mama
(When I stopped, you had your head look down)
(Ketika ku berhenti melangkah, kulihat kepalamu tertunduk)

ame no you ni sotto
(Gently, like falling raindrops)
(lembut, seperti hujan)

kawaranai yo ano hi kimi to deatta hi kara
(I've never change since the day we met)
(aku tidak pernah berubah sejak pertama kali kita bertemu)

namida ni kawatte mo
(Even if my teardrops has gone dry)
(meski airmataku tlah mengering)

kimi dake wo mitsumete…kimi dake shika inakute
(My eyes are only on you...It's got to be you)
(yang ingin kulihat hanya dirimu…tak ada yg lain selain dirimu)

bokura wa itsumo haruka haruka tooi mirai wo yumemiteta hazu sa
(After all, even we were always dreaming of distant and far off future)
(kita selalu bermimpi, mimpi yang jauh tentang masa depan )

yumemiteta hazu sa..
dreaming of distant and far off future
(mimpi yang jauh tentang masa depan )

M Machruf Misbah mengatakan...

Cara Menangkal Santet dengan Hukum Fisika


Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi negatif yang mampu merusak kehidupan seseorang : berupa terkena penyakit, kehancuran rumah tangga hingga sampai dengan kematian. Berbagai penyelidikan pun telah banyak dilakukan ilmuwan terhadap fenomena santet dan sejenisnya. Tentu metode penelitian para ilmuwan agak berbeda dengan agamawan.

Jika para agamawan memakai rujukan dalil2 kitab suci (ayat kitabiyah), maka para ilmuwan menggunakan ayat kauniyah (alam semesta) untuk menyelidiki santet ini. Penyelidikan menggunakan ayat kauniyah tentunya harus memiliki metode yang sifatnya ilmiah, mulai dari mencari kasus2 santet, tipe2 santet, gejala, akibat dlsb. Lalu kemudian dilakukan berbagai eksperimen untuk penyembuhannya. Salah satu kesimpulan/pendapat yang mengemuka adalah santet itu sebenarnya adalah energi. Kenapa dalam kasus santet bisa masuk paku, kalajengking, penggorengan dll bisa dijelaskan melalui proses materialisasi energi.

Nah, santet dan mahluk halus itu ternyata energi yang bermuatan (-). Bumipun ternyata memiliki muatan (-). Dalam hukum C Coulomb dikatakan bahwa muatan yang senama akan saling tolak menolak dan muatan yang tidak senama justru akan tarik menarik. Rumusnya :

F = K * ((Q1*Q2)/R^2)
F = gaya tarik menarik
K = Konstanta
Q1, Q2 = muatan
R = jarak

Nah karena demit alias mahluk halus dan bumi itu sama-sama bermuatan
(-) makannya para demit itu tidaklah menyentuh bumi. Orang tua jaman
dulu juga sering mengingatkan jika bicara dgn orang yg tidak dikenal pd
malam hari maka lihatlah apakah kakinya menapak ke bumi atau tidak.
Jika tidak maka ia berarti golongan mahluk halus.

Begitu juga dengan santet yang ternyata bermuatan (-) maka secara
fisika bisa ditanggulangi atau ditangkal dengan hukum C Coulomb ini.
Saya tidak membahas metode melawan santet dengan zikir karena sudah
banyak dibahas tapi saya menawarkan alternatif lainnya yg bisa bersifat
“standalone” (utk non muslim) maupun digabungkan dgn zikir (utk
muslim).

Beberapa Metodenya :
Cara 1
——
Tidurlah dilantai yang langsung menyentuh bumi. Boleh gunakan alas
tidur asal tidak lebih dari 15 Cm. Dengan tidur dilantai maka santet
kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari bumi.

Cara 2
——
Membuat alat elektronik yang mampu memancarkan gelombang bermuatan (-).
Mahluk halus, jin, santet dll akan menjauh jika terkena getaran alat
ini. Tapi Kelemahan alat ini tidak mampu mendeteksi mahluk baik dan
jahat. Jadi, alat ini akan “menghajar” mahluk apa saja. Jika ada jin
baik dan jin jahat maka keduanya akan “diusir” juga.

Cara 3
——
Melakukan gerakan senam khusus dimana tapak kaki harus menyentuh bumi.
Gerakan senam ini hanya punya satu gerakan inti saja jadi mudah sekali
dilakukan oleh anak2 hingga orang tua. Selain utk penyembuhan berbagai
penyakit medis yg sulit sembuh, senam ini cukup banyak menyelesaikan
kasus santet juga. Ini murni senam, tanpa mantra atau pernafasan
khusus.

Cara 4
——
Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-). Bagi yang peka
spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki
muatan (-) diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll.
Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus. Biasanya tanaman
bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi)
dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+)

Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem,
beringin, belimbing, kemuning, alas randu dll maka phohon sejenis ini
tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat
tinggal. Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+)
dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.

M Machruf Misbah mengatakan...

Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: "Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu kembali kepada agama kami." Maka Tuhan mewahyukan kepada mereka: "Kami pasti akan membinasakan orang- orang yang zalim itu,

M Machruf Misbah mengatakan...

Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: "Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu kembali kepada agama kami." Maka Tuhan mewahyukan kepada mereka: "Kami pasti akan membinasakan orang- orang yang zalim itu,

M Machruf Misbah mengatakan...

Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: "Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu kembali kepada agama kami." Maka Tuhan mewahyukan kepada mereka: "Kami pasti akan membinasakan orang- orang yang zalim itu,

M Machruf Misbah mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Miss BLUE mengatakan...

Ay0 d0nk tingKatin lagi kUalitas 0sis sMadi. . . .
Kpand ne p0sting beRita bAru k bl0g ini teNtang sMadi?
Hayu akh t0nk kLah m SkuL lain!